Populer | 5 Agustus 2015 16:53 WIB

Kereta Api Moda Favorit Pemudik


Jumlah penumpang angkutan umum masa lebaran terus melonjak. Pada tahun 2012-2015, jumlah pemudik untuk semua moda transportasi rata-rata bertambah sekitar 795 ribu orang atau 4,34 persen per tahun. Tren penambahan penumpang paling signifikan terjadi pada moda transportasi kereta api karena peningkatannya rata-rata sekitar 731 ribu orang atau 18,7 persen setahunnya. Untuk sarana transportasi lainnya rata-rata penambahan untuk tiap moda tidak lebih dari kisaran 7 persen atau di bawah 255 ribu orang per tahun.


Khusus lebaran tahun ini, diperkirakan terjadi lonjakan penumpang untuk semua moda transportasi, kecuali moda angkutan darat terutama bus umum. Prediksi lonjakan tertinggi terjadi pada angkutan kereta api, dengan besaran estimasi sekitar 8,5 persen dibandingkan tahun lalu. Untuk moda lainnya rata-rata bertambah kurang dari 4 persen dan bahkan untuk bus umum justru turun hampir 6 persen.

Prediksi itu menggambarkan betapa besarnya animo masyarakat terhadap moda tranportasi kereta api. Favoritnya angkutan ini diperkirakan karena beberapa hal, di antaranya karena terbebas dari kemacetan jalan raya, harga relatif murah, serta kualitas pelayanan kereta api yang semakin baik. Apalagi, sekarang proses pemesanan tiket kereta api lebih efisien dan dapat di akses lewat beberapa layanan. Sebut saja Contact Center 121, tiket.kereta-api.co.id, aplikasi KAI Access pada ponsel, minimarket, kantor pos, pegadaian, dan agen-agen resmi tiket KA yang terkoneksi secara on-line sehingga tidak perlu repot mengantre di loket stasiun. Perubahan pelayanan ini disinyalir menjadi faktor utama kian tingginya jumlah penumpang.

Untuk menampung lonjakan pemudik tahun ini, PT. KAI menambah kereta api menjadi 370 rangkaian kereta atau bertambah 45 rangkaian dari tahun lalu yang sebanyak 325 rangkaian. Penambahan armada demikian juga terjadi pada moda lainnya. Kapal laut bertambah dari 2.259 unit menjadi 1.264 unit dan pesawat terbang dari 430 unit menjadi 450 unit. Bahkan, armada bus yang diprediksi kian minim penumpang pun juga mengalami penambahan, yakni dari 43.015 unit menjadi 44.817 unit bus.

Perkembangan Jumlah Penumpang Angkutan Lebaran

MODA JUMLAH PENUMPANG
2012 2013 2014 Prediksi 2015 Prediksi Pertumbuhan (%)
Jalan 5.917.156 5.538.081 5.231.389 4.918.964 - 5,97
Penyeberangan 3.413.282 3.484.420 3.618.245 3.747.762 3,58
Kereta Api 3.336.098 4.355.662 5.096.472 5.531.868 8,54
Laut 1.585.554 1.528.141 1.628.655 1.677.515 3,00
Udara 3.363.107* 3.681.364* 4.043.769** 4.126.615** 2,05
Jumlah 17.615.197 18.587.668 19.618.530 20.002.724 1,96
Keterangan
*Diolah dari 24 Bandar Udara
**Diolah dari 32 Bandar Udara
 


Jumlah Armada Angkutan Lebaran
MODA JUMLAH ARMADA
2014 2015
Jalan 43.015 Bus (AKAP, AKDP, Pariwisata) 44.871 Bus (AKAP, AKDP, Pariwisata)
Penyeberangan 174 Kapal Ro-Ro 187 Kapal Ro-Ro
Laut 25 Kapal PELNI
28 Kapal Ro-Ro Swasta
72 Kapal Swasta
1.049 Kapal Swasta Jarak Dekat
84 Kapal Perintis
1 PT ASDP Indonesia (Ro-Ro)
 
 
Jumlah Kapal : 1.259 kapal
25 Kapal PELNI
28 Kapal Ro-Ro Swasta
74 Kapal Swasta
1.049 Kapal Swasta Jarak Dekat
86 Kapal Perintis
2 Kapal TNI AL (optional jika terjadi penumpukan)
 
Jumlah Kapal : 1.264 kapal
 
Udara 430 Pesawat 450 Pesawat
 
Kereta Api Lokomotif
Siap Operasi (SO)* = 416
Stamformasi           = 369
Cadangan                = 47
 
Kereta
Siap Operasi (SO)* = 1.543
Stamformasi           = 1.394
Cadangan                = 149
 
Jumlah KA
Siap Operasi (SO)* = 293
Stamformasi           = 32
Cadangan                = 325
Lokomotif
Siap Operasi (SO)* = 410
Stamformasi           = 386
Cadangan                = 24
 
Kereta
Siap Operasi (SO)* = 1.637
Stamformasi           = 1.523
Cadangan                = 114
 
Jumlah KA
Siap Operasi (SO)* = 340
Stamformasi           = 30
Cadangan                = 370
 


Sumber: Litbang Kompas/DEW, diolah dari Kementerian Perhubungan

  • Artikel Terkait
blog comments powered by Disqus