Profil Tokoh

Agus Dermawan Wintarto Martowardojo

Agus Dermawan Wintarto Martowardojo
Gubernur Bank Indonesia periode 2013-2018

Melorotnya nilai rupiah hingga menyentuh Rp 13.000 per dollar AS, sempat membuat khawatir kalangan tertentu di tanah air. Namun Agus DW Martowardojo, Gubernur Bank Indonesia (BI), menanggapinya dengan tenang. Dia berusaha meyakinkan publik bahwa BI sebagai bank sentral selalu menjaga volatilitas (tingkat risiko).

Agus diangkat sebagai Gubernur Bank Indonesia pada 13 April 2013 dengan Keppres No.45/P Tahun 2013, dan akan menjabat hingga 2018. Ia menggantikan Darmin Nasution. Setidaknya delapan dari sepuluh anggota fraksi memenangkan Agus dan membuatnya menjadi orang nomor satu di bank sentral. Sebelumnya Agus menjabat Menteri Keuangan Republik Indonesia menggantikan Sri Mulyani.

Pria kelahiran Amsterdam, Belanda, 24 Januari 1956 ini dikenal kaya pengalaman di dunia perbankan. Gelar sarjana diraihnya dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tahun 1984. Agus mengikuti berbagai program bidang perbankan di State University Of New York, Harvard Business School, Standford University dan Wharton Executive Education.

Perjalanan karirnya diawali di Bank of America, kemudian Bank Niaga pada 1986. Sejak 1995, Agus diminta untuk menjadi Direktur Utama PT. Bank Bumiputera. Tiga tahun kemudian, ia pindah ke PT. Bank Ekspor Impor Indonesia sebagai Direktur Utama. Selama kurun waktu 1999-2002, bertugas sebagai Managing Director Bank Mandiri. Pada Oktober 2002, setelah menjabat sebagai Penasihat untuk Ketua BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional), Agus ditugaskan menjadi Direktur Utama PT. Bank Permata Tbk. Mei 2005 hingga Mei 2010, ia memimpin PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. sebagai Direktur Utama.

Agus dikenal sebagai seorang pekerja keras, disiplin, dan berdedikasi. Hobinya adalah kerja. Ayahnya, seorang pejabat pemerintah yang ditempatkan di Belanda dan Inggris, merupakan panutan dan sumber inspirasi Agus. Ayah Agus seorang pekerja keras.

Kepemimpinannya yang menonjol, profesionalitas, popularitasnya di kalangan investor dan komunitas internasional, serta pengalamannya di sektor riil mengantar Agus mencapai posisinya sebagai Menteri Keuangan  tahun 2010. Di tengah keraguan berbagai kalangan tentang kemampuannya menangani masalah ekonomi makro, Agus berhasil menunjukkan bahwa dirinya mampu mengemban tugas tersebut.

Agus juga dikenal tanggap terhadap permasalahan yang muncul. Pada 24 Mei 2013 Agus DW Martowardojo melepas jabatannya sebagai Menteri Keuangan, dan memulai posisi baru di bank sentral sebagai Gubernur BI.
Pengakuan publik terhadap prestasinya dinyatakan melalui pemberian penghargaan, antara lain Indonesia’s Best Executive in 2009 dari Asiamoney, The Indonesian Banker Leadership Achievement Award 2010 dari The Asian Banker, dan terpilih sebagai Finance Minister of the Year 2012 untuk level dunia dan Asia-Pasifik versi The Banker pada Februari 2012.

Berbagai posisi dan jabatan telah menyita banyak waktu Agus. Sekalipun demikian, Agus tetap berupaya menyediakan waktu bagi keluarganya. Ia lebih mengutamakan kualitas interaksi antar anggota keluarga. Sikap disiplin juga ia tularkan kepada kedua anak laki-lakinya yang telah beranjak dewasa. Dalam wawancara dengan Harian The Jakarta Post, Agus menceritakan bahwa anak-anaknya harus melaporkan penggunaan uang saku setiap bulan. Jika tidak, uang saku bakal dihentikan.

Merasa perlu menjaga kesimbangan hidup, Agus senang mendengarkan musik klasik, membaca buku-buku manajemen atau biografi, dan nonton film.

(Endang Suprapti/Litbang Kompas)


BIODATA

Nama Lengkap : Agus Dermawan Wintarto Martowardojo
Tempat, Tanggal Lahir : Amsterdam, Belanda, 24 Januari 1956
Agama : Islam
 
PENDIDIKAN :
  Umum :
- Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, 1984
 
PERJALANAN KARIER :
  Pekerjaan :
- International Loan Officer Bank of America Cabang Jakarta, 1984
- Berkarier di Bank Niaga sebagai Vice President, Corporate Banking Group,  1986 - 1994
- Deputy Chief Executive Officer Maharani Holding, 1994 - 1995
- Direktur Utama PT Bank Bumiputera 1995 - 1998
- Direktur Utama PT Bank Ekspor Impor (Persero), 1998 - 1999
- Managing Director Manajemen Risiko PT Bank Mandiri (Persero), 1999 - 2000
- Managing Director Retail Banking and Operation Coordinator PT Bank Mandiri (Persero) ( 2000 - 2001 )
- Penasihat Badan Penyehatan Perbankan Nasional, 2002
- Direktur Utama Bank Permata, 2002 - 2005
- Direktur Utama Bank Mandiri, 2005
- Gubernur Bank Indonesia periode 2013 -2018
 
  Menteri :
- Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu II, 2010 - 2013
 
KEGIATAN LAIN :
- Ketua Bankers Club Indonesia, 2000 - 2003
- Anggota Dewan Nasional Institut Bankir Indonesia, 2001 - 2004
- Ketua Ikatan Bankir Indonesia,  2005
- Ketua Umum Perhimpunan Bank-bank Negara (Himbara), 2006 - 2010
- Ketua Dewan Penasihat Perhimpunan Bank-bank Umum Nasional (Perbanas), 2006
- Wakil Ketua Komite Tetap Perbankan Kamar Dagang Indonesia (Kadin), 2008 -2013
 
PENGHARGAAN :
- Best Indonesian Executive oleh Asiamoney
- Leadership Achievement Award dari The Asian Banker ( 2006 )
- Top Banker 2007 oleh Majalah Investor ( 2007 )
- Top Executive National Banker oleh Majalah Investor ( 2008 )
- The Best CEO 2008 oleh Majalah Warta Ekonomi
       
 
KELUARGA:
Istri: Berliantin S Martowardojo
Anak:
1.  Prasetyo
2. Aswin Dwiyanto
 
Sumber: Litbang Kompas, diolah dari Kompas, The Jakarta Post, http://www.bi.go.id