Profil Lembaga

Partai Amanat Nasional

Partai Amanat Nasional
Pasca era orde baru tumbang, Amien Rais bersama 49 rekan-rekannya membentuk partai ini dalam rangka meneruskan cita-cita reformasi. Sejak awal, partai ini berusaha mencerminkan diri sebagai partai terbuka yang moderat dan berazas Pancasila. Walau sempat berbelok menjadi partai keislaman, kini di bawah nahkoda Hatta Rajasa partai ini berubah menjadi partai profesional dan berorientasi kepada kepentingan rakyat.

Amien Rais sebagai salah satu penggerak reformasi 1998 tidak lepas dari pembentukan Partai Amanat Nasional (PAN) ini. Kala itu Amien Rais bersama 49 rekan-rekannya yang tergabung dalam Majelis Amanat Rakyat (MARA). Dalam rangka meneruskan cita-cita reformasi, pasca menumbangkan Orde Baru mereka merasa perlu membentuk suatu wadah berupa partai politik. Sebelum terbentuk, partai ini sempat diusulkan bernama Partai Amanat Bangsa (PAB). Namun akhirnya berubah nama dan tepat pada 23 Agustus 1998, Partai Amanat Nasional (PAN) didirikan.

Pada awal berdiri, PAN berusaha mencerminkan diri sebagai partai terbuka yang moderat dan berazas Pancasila. Namun mulai berbelok menjadi partai bernafas keislaman ketika Kongres II di Semarang, Jawa Tengah, April 2005. Hal ini berdampak munculnya percik-percik konflik internal. Tercatat sempat beberapa anggota dewan pimpinan pusat (DPP) PAN mengundurkan diri. Walaupun demikian secara substansial platform yang dikembangkan, PAN memungkinkan setiap orang dapat mengembangkan diri dan menghormati kemajemukan.

Pasca Kongres III PAN pada Januari 2010 ketua dewan pertimbangan PAN, Amien Aris mengumumkan Hatta Rajasa sebagai ketua umum dan Drajat Wibowo sebagai wakilnya. PAN diarahkan menjadi partai bermassa Islam yang moderat di masa kepemimpinan Hatta. Partai keislaman yang sempat melekat erat di kepemimpinan sebelumnya, kini berubah menjadi partai profesional dan berorientasi kepada kepentingan rakyat.
 
Visi dan Misi
Visi :
Mewujudkan partai politik terdepan dalam mewujudkan masyarakat madani yang adil dan makmur, pemerintahan yang baik dan bersih di dalam negara Indonesia yang demokratis dan berdaulat, serta diridhoi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.
 
Misi :
  1. Mewujudkan kader yang berkualitas, dekat, dan membela rakyat. PAN juga berusaha hadir sebagai partai yang modern berdasarkan sistem dan manajemen yang unggul serta budaya bangsa yang luhur.
  2. Mewujudkan Indonesia baru yang demokratis, makmur, maju, mandiri dan bermartabat. Sehingga bisa mewujudkan tata pemerintahan Indonesia yang baik dan bersih, yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan memajukan kesejahteraan umum, serta mencerdaskan kehidupan bangsa.
  3. Mewujudkan negara Indonesia yang bersatu, berdaulat, bermartabat, ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, serta dihormati dalam pergaulan internasional juga menjadi target PAN. Garis perjuangan PAN berlandaskan partai dan pemenangan pemilu, pengkaderan yang handal, menjadi partai yang dicintai rakyat, serta membangun organisasi PAN yang modern.
 
Profil PAN
  • Ketua Majelis Tinggi: Amien Rais
  • Ketua Umum : M. Hatta Rajasa
  • Sekretaris Jenderal : Ir. Taufik Kurniawan
  • Bendahara: Jon Erizal
  • Sekretariat DPP: Jl TB Simatupang, No 88, Jakarta Selatan.
  • Webiste: www.pan.or.id
  • Telp: 021- 7975588
  • Fax: 021- 7975632
 
Sumber : mediacenter.kpu.go.id dan pemberitaan “Kompas”