Profil Daerah

Prov. Nusa Tenggara Timur

Prov. Nusa Tenggara Timur
Nama Resmi : Provinsi Nusa Tenggara Timur
Ibukota : Kupang
Luas Wilayah : 48.718,10 Km²
Jumlah Penduduk : 4.892.414 Jiwa
Suku Bangsa : Manggarai, Ngada, Nge Reo, Ende, Sikka,
Larantuka, Solor, Alor, Rote, Sabu, Sumba,
Lamaholot, Labala, Kedang.
Agama : Islam (8,8%), Kristen (90,9%), Budha (0,034%),
Hindu (0,082%)
Wilayah Administrasi : 20 Kabupaten, 1 Kota, 293 Kecamatan, 313 Kelurahan,
2612 Desa
Lagu Daerah : Moree
Website : www.nttprov.go.id

 

 



(Permendagri No.39 Tahun 2015)

 




Sejarah

Nusa Tenggara Timur terdiri dari pulau-pulau yang memiliki penduduk yang beraneka ragam, dengan latar belakang yang berbeda-beda. Nusantara Tenggara Timur sebelumnya lazim disebut dengan “Flobamora" (Flores, Sumba, Timor dan Alor). Sebelum kemerdekaan RI, Flobamora bersama Kepulauan Bali, Lombok dan Sumbawa disebut Kepulauan Sunda Kecil. Namun setelah Proklamasi kemerdekaan beralih nama menjadi “Kepulauan Nusa Tenggara". Sampai dengan tahun 1957 Kepulauan Nusa Tenggara merupakan daerah Swatantra Tingkat I (statusnya sama dengan Provinsi sekarang ini). Selanjutnya tahun 1958 berdasarkan Undang-Undang Nomor 64 tahun 1958 Daerah Swatantra Tingkat I Nusa Tenggara dikembangkan menjadi 3 Provinsi yaitu Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dengan demikian Provinsi Nusa Tenggara Timur keberadaannya adalah sejak tahun 1958 sampai sekarang.


Arti Logo

Bintang, melambangkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
Komodo, melambangkan kekayaan alam khas NTT.
Padi dan Kapas, h melambangkan kemakmuran.
Tombak, melambangkan keagungan dan kejayaan.
Pohon Beringin, melambangkan persatuan dan kesatuan.
Tahun 1958, melambangkan Kelahiran Provinsi NTT.